Sabtu, 22 Juni 2013

TIPS MENGATASI PRE MENSTRUAL SYNDROME (PMS)


TIPS MENGATASI PRE MENSTRUAL SYNDROME (PMS)
Menstuasi, bagi wanita merupakan hal yang sudah biasa, dan tidak ada wanita yang bisa menolak kedatangan "tamu" tersebut. Pada sebagian wanita hal tersebut tidak menjadi masalah, tapi ada juga wanita yang mengalami apa yang disebut Pre Menstrual Syndrome (PMS). Pre Menstrual Syndrome (PMS) adalah sejumlah perubahan mental maupun fisik yang terjadi antara hari ke-2 sampai hari ke-14 sebelum menstruasi dan mereda segera setelah menstruasi berawal. Sindroma premenstruasi terjadi pada sekitar 70-90% wanita pada usia subur, dan lebih sering ditemukan pada wanita berusia 20-40 tahun.

Gejala-gejala fisik dari sindroma premenstruasi antara lain: pembengkakan di daerah perut, di pergelangan kaki dan jari, kenaikan berat badan beberapa kilo dan kadang-kadang kaki terasa berat, buah dada mengeras dan sakit, kaki terasa lemah untuk berjalan dan perut sakit serta kejang. Produksi air seni berkurang serta timbul gangguan-gangguan pada kulit seperti jerawat bisul, kepucatan. Nafsu makanpun terganggu. Gejala-gejala mental dan emosional yang timbul berupa ketegangan, rasa cepat marah, depresi, lesu dan kurang konsentrasi. Penderita juga cepat bereaksi secara emosional, kehilangan kepercayaan, merasa tidak berguna dan tidak ada gairah seks. Penderita merasa berkunang, tidak dapat mengontrol emosinya, mengidam makanan dan minuman tertentu, serta tidak mempunyai gairah bekerja dan olahraga karena tubuh terasa lelah sekali.
Apabila istri, teman wanita, atau saudara wanita kita mengalami  gejala-gejala tersebut sebelum menstruasi, berikut diberikan tips penatalaksanaan sindrom prementruasi diantaranya adalah dengan cara:
1.   Mempertahankan diet seimbang. Termasuk buah, sayuran segar, zat tepung, biji-bijian dan kacang-kacangan,ikan, ayam dan gandum.
2. Mengurangi konsumsi gula. Konsumsi gula yang berlebihan turut menyebabkan kekurangan magnesium, yang bersama pyridoksin membantu mengangkat mineral ke sel-sel tubuh.
3. Makan sedikit tapi sering. Mengurangi makanan dapat berpontensi memperparah gejala premenstruasi. untuk itu makan dengan porsi sedikit tapi sering adalah alternatif yang baik agar asupan gizi terpenuhi.
4.  Menghidari alkohol. Alkohol dapat meningkatkan depresi dan kelelahan, dan mengacaukan kerja hati dalam metabolisme hormon yang dapat menaikkan kadar estrogen diatas normal.
5.    Mengurangi minuman berkafein. Kafein dapat meningkatkan kegelisahan, rasa terganggu dan perubahan keadaan jiwa, menghambat proses pelunakan payudara.
6.   Mengurangi lemak. Komsumsi terlalu banyak lemak dapat mengganggu kerja hati.
7.    Menghindari garam. Garam meja (NaCl) dan makanan yang mengandung Natrium tinggi dapat memperparah penumpukan cairan, kembung dan menghambat pelunakan payudara.
8.  Menangani Stres. Mengontrol dan menurunkan tingkat stres berpengaruh besar dalam menurunkan gejala, dapat berupa olahraga dan meditasi.
9. Menghindari rencana besar selama prementruasi. Stres yang meningkat karena merencanakan peristiwa besar akan memperparah gejala.

10. Olahraga aerobik. Olah raga dapat sebagai penghilang stress, memicu endorfin (opium alamiah otak), memicu sirkulasi pelvic juga menolong menghilang kembung perut.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Sabtu, Juni 22, 2013

57 komentar:

  1. info bagus nih,langsung minta ijin Copas mas buat isteri saya,biasanya suka mengeluh soal penyakit yang satu ini,

    Terimakasih kawan intuk infonya,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. monggo silahkan kalau copas.
      Istri saya juga kadang mengalami, jadi saya buka-buka literatur di perpus

      Hapus
    2. pasti mas isnaeni sudah mengalaminya kan

      Hapus
  2. Balasan
    1. iya, Mas Is bigos banget deh...biang gosip kalau sudah ngumpul bareng ibu-ibu...hahaha...peace Mas!

      Hapus
    2. Saya kalau ngrumpi sama ibu-ibu hanya kalau lapar saja, soale mesti dapat makan .. he he

      Hapus
    3. mesti bapaknya suka nguping kalau ibu-ibu pada ngerumpi ya ?

      Hapus
    4. hah mas isnaeni kalau malem pake wig? wah wah.....

      Hapus
    5. emang kita cowok apaan sih..ih ih....jijau

      Hapus
  3. Eh, mas Mohammad pada bae wong jawa ya .. :D tembe ngerti aku ...

    Cocok banget nih buat cewek2 mas .. :D

    BalasHapus
  4. kalau mamang belum ngalamin tuh menstruasi hehe....

    mantep infonya, panggil istri mamang ah suruh baca...

    BalasHapus
  5. baru tau saya Mas Is pernah menstruasi...hahaha.

    bener banget, saya sebagai wanita yang selalu mengalami syndrome tersebut, biasanya tepar 1-2 hari. tapi akhir-akhir ini saya menemukan resep jitunya, yaitu menambah asupan makanan yang mengandung magnesium dan vitamin B 6. biasanya saya makan alpukat atau pisang, keduanya banyak mengandung magnesium...dan tentu rasanya lezat....monggo dicoba...bapak-bapak juga boleh nyobain kok...hehehe

    BalasHapus
  6. nice, trima kasih mas, kalo aku ndak pernah mengalami sindrom ini.heheheh....tapi sangat bermanfaat untuk bisa disharing kepada istri

    BalasHapus
  7. wah beruntung aku gak neko2 yen wayahe teko hehehhe sejak pertama hingga usia 42 lancar tanpa keluhan, beda ma mbakku sampai semaput mesti hehehe,,,mksh pas Is info pentingnya (jebul akun'e anak lanangku)

    BalasHapus
  8. info yang bermanfaat
    thanks tips nya Mas...
    salam kenal :)

    BalasHapus

Terima Kasih Atas Kunjungannya
Harap berkomentar yang santun
dan tidak ada unsur SARA dan pornografi
Maaf, komentar dengan link aktif akan dihapus