Tampilkan postingan dengan label RUPA-RUPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RUPA-RUPA. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2016

PENGERTIAN PROKRASTINASI (KEBIASAAN MENUNDA TUGAS/PEKERJAAN)

ProkrastinasiBurka & Yuen (2008) menyatakan bahwa procrastination comes from the joining of two Latin words:  pro,  meaning “forward,” and  crastinus , which means “belong-ing to tomorrow. Prokrastinasi berasal dari gabungan dua kata Latin: pro, berarti "maju," dan crastinus, yang berarti "milik besok. McCloskey & Scielzo (2015) menyatakan bahwa academic  procrastination  refers  to  the  tendency  to  needlessly  put  off  or  delay  school-related  activities  and  behaviors. Prokrastinasi akademik mengacu pada kecenderungan untuk menyia-nyiakan atau menunda kegiatan dan perilaku yang berkaitan dengan sekolah.
Ferrari & Olivette (1994) menyatakan bahwa terdapat dua jenis prokrastinasi, yaitu:
a.    Indecisiveness or decisional procrastination
A cognitive antecedent of performance delay, decisional procrastination is said to be a coping pattern used to deal with decision-making situation perceived as stressful. Decisional procrastination has been related to diffuse-identity, forgetfulness, and cognitive processing failure, but not associated with a lack of intelligence.
b.    Avoidant  procrastination
A tencency to delay task performance as a way to avoid aversive task, performance failure, or threats to self-esteem. Avoidant procrastination has beed related to self-presentation styles, a desire to distance oneself from challenging task, and dysfunctional impulsiveness at the last moment of task performance.
Terdapat dua jenis prokrastinasi, yaitu :
a.    Penundaan putusan (decision procrastination)
Sebuah kognitif yang mempengaruhi keterlambatan kinerja, penundaan putusan (decision procrastination) dikatakan sebagai pola koping yang digunakan untuk menangani situasi pengambilan keputusan yang dirasakan penuh stres. Penundaan putusan telah terkait dengan diffussion-identity, pelupa, dan kegagalan proses kognitif, tetapi tidak terkait dengan kurangnya kecerdasan.
b.    Penundaan penghindar  (avoidant  procrastination)
Kecenderungan untuk menunda kinerja tugas sebagai cara untuk menghindari tugas tidak menyenangkan, kegagalan kinerja, atau ancaman terhadap harga diri. Avoidant procrastination berhubungan dengan gaya presentasi diri, keinginan untuk menjauhkan diri dari tugas yang menantang, dan disfungsional impulsif pada saat terakhir dari kinerja tugas.
Burka & Yuen (2008) menyatakan bahwa the three characteristics that bear the strongest statistical relationship to procrastination are:
a.    the “intention-action gap,” which refers to a failure to act upon one’s intentions (even though procrastinators plan to work as hard as anyone else, or harder);
b.    low “conscientiousness,” which refers to not doing one’s duty, having difficulty with purposeful planning and perseverance, and experiencing low motivation for achievement unless work is intrinsically engaging; and
c.    poor self-discipline, referring to a lack of self-control in planning and organization.
Terdapat tiga karakteristik yang berhubungan paling kuat secara statistik terhadap prokrastinasi, yaitu:
a.    "celah niat-tindakan," yang mengacu pada kegagalan untuk bertindak atas niat seseorang (meskipun penunda berencana untuk bekerja keras seperti orang lain, atau lebih keras);
b.    "kesadaran" rendah, yang mengacu pada tidak melakukan kewajiban, mengalami kesulitan dengan perencanaan tujuan dan ketekunan, dan motivasi yang rendah untuk berprestasi kecuali pekerjaan yang secara intrinsik menarik; dan
c.    disiplin diri yang rendah, mengacu pada kurangnya kontrol diri dalam perencanaan dan organisasi.

Referensi:
Burka, J. B., & Yuen, L. M. (2008). Procrastination: Why You Do It, What to Do About It Now. Boston: Da Capo Press.

Ferrari, J. R., & Olivette, M. J. (1994). Parental Authority and the Development of Female Dysfunctional Procrastination. Journal of Research in Personality. Vol. 28, 1994, pp: 87-100.

McCloskey, J.,  & Scielzo, S. (2015). Finally!: The Development and Validation of  the Academic Procrastination Scale. dalam http://www.researchgate. net/publication/273259879

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Senin, Oktober 24, 2016

Kamis, 20 Oktober 2016

MANFAAT MENANGIS

Setiap orang pasti pernah menangis dan mengeluarkan air mata. Namun hanya sedikit yang mengetahui bahwa air mata yang dikeluarkan karena menangis mempunyai banyak keuntungan bagi kesehatan maupun psikologis. Pada dasarnya terdapat tiga jenis air mata, yaitu:
1)   air mata basal (basal tears), yaitu air mata yang selalu keluar untuk melindungi bola mata, sehingga tidak terjadi kekeringan dan rentan terhadap serangan bakteri.
2)  Air mata refleks (reflex tears), yaitu air mata yang dikeluarkan ketika terjadi iritasi, masuknya benda asing, atau asap asam seperti ketika mengiris bawang.
3)   Air mata berhubungan dengan emosional/stres (emotional/stress-related tears), yaitu air mata yang keluar ketika emosional (kebahagiaan atau kesedihan/stres).


Beberapa orang menganggap bahwa menangis dan mengeluarkan air mata sebagai sebuah kelemahan atau cengeng. Mereka mungkin tidak tahu manfaat yang bisa didapatkan dari menangis. Berikut merupakan manfaat kesehatan maupun psikologis dari menangis.
Menangis 
Membantu fungsi penglihatan
Air mata yang dikeluarkan tidak hanya berfungsi untuk melumasi bola mata, tetapi juga mencegah dehidrasi dari berbagai membran mukosa, sehingga akan membantu dalam penglihatan.

Membunuh Bakteri
Air mata merupakan agen antibakteri alami. Air mata mengandung lisozim, yang dapat membunuh 90 – 95% dari semua bakteri hanya dalam 5-10 menit.

Menghilangkan Racun
Air mata yang dikeluarkan saat emosional (emotional tears) mengandung kadar protein albumin yang berfungsi untuk mengeluarkan racun, 24% lebih tinggi dibandingkan air mata yang dikeluarkan saat terjadi iritasi.

Berpengaruh baik pada hidung
Perjalanan air mata melalui saluran air mata ke hidung, kemudian bercampur dengan lendir di hidung sehingga dapat menjaga kelembaban hidung serta membebaskan dari bakteri.

Meningkatkan mood (suasana hati)
Banyak penelitian yang mendapatkan hasil bahwa suasana hati dapat dibentuk kembali setelah menangis. Sebuah studi yang dilakukan di Universitas Florida menemukan bahwa 88,8% responden menyatakan bahwa menangis dapat meningkatkan suasana hati (mood). Air mata yang dikeluarkan meningkatkan kadar mangan yang akan membentuk suasana hati.

Menurunkan tingkat stres
Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. William H. Frey II di St Paul-Ramsey Medical Centre menemukan bahwa air mata emosional membantu tubuh melepaskan diri dari bahan kimia jahat yang meningkatkan kortisol (hormon stres). Hal ini menyebabkan tingkat stres menurun setelah menangis.

Berbagai manfaat menangis yang dideskripsikan di atas, menjadi pelajaran bagi kita bahwa begitu sempurnanya ciptaan Allah SWT. Semua organ dan bagian dari tubuh mempunyai fungsi dan manfaatnya masing-masing. 

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Kamis, Oktober 20, 2016

Rabu, 19 Oktober 2016

MANFAAT MEMBIARKAN ANAK BERMAIN DI LUAR SAAT HUJAN

Sumber: http://quotesgram.com/rain-puddles-quotes/
Kebanyakan orang tua akan melarang anaknya yang masih kecil untuk bermain di luar rumah pada saat kondisi hujan. Mereka beralasan bahwa hujan-hujanan dapat menyebabkan anak "masuk angin" atau flu. Apakah memang demikian ? Kenyataannya flu menyerang tubuh kalau ada kontak langsung dengan virus influenza. Pada saat cuaca buruk dan anak bermain di rumah, justru meningkatkan tertular apabila ada anggota keluarga di rumah tersebut yang menderita flu. Hal ini karena saat itu, rumah dalam kondisi tertutup sehingga virus dapat menyebar lebih leluasa. Berbeda apabila ruangan terbuka dan banyak ventilasi seperti jendela dibuka lebar-lebar.

Tidak ada salahnya orang tua sesekali membiarkan anak bermain di luar rumah pada saat hujan. Hal ini karena ada beberapa manfaat membiarkan anak bermain di luar saat hujan.

Mengembangkan kemampuan eksplorasi anak
Ketika anak bermain di luar rumah, anak akan berupaya untuk mengenal lingkungan. Anak akan mengeksplorasi panca indra mereka. Ada bau khas saat hujan turun, tanah yang menjadi becek dan berbeda ketika terinjak, suara khas ketika hujan, dan sebagainya. Selain itu, pada saat bermain hujan-hujanan, anak akan menyadari beberapa hal. Misalnya, anak akan dapat mengamati saluran yang mampet karena sampah, menyebabkan terjadinya banjir di sekelilingnya. Atau, anak akan melihat bahwa saat air mengalir deras di tanah, sebagian tanah akan terbawa arus air. Melalui eksplorasi tersebut, anak belajar mengenai terjadinya banjir dan akibat yang ditimbulkannya. Mengeksplorasi lingkungan, akan menstimulasi kecerdasan alamiah anak.

Mengembangkan karakter anak
Bermain saat hujan merupakan pengalaman yang menarik bagi anak. Suasana hujan menarik minat anak untuk menjelajahi lingkungan dan mencoba pengalaman baru. Bermain di luar mendorong anak-anak untuk menjadi petualang, mandiri dan lebih mampu untuk mengambil risiko.

Melatih Motorik kasar
Pada saat bermain hujan-hujanan, anak akan bergerak aktif agar dingin karena air hujan tidak dirasakan. Hal ini akan melatih motorik kasar anak dan juga kekuatan otot yang membuat anak menjadi sehat dan bugar.

Melatih kemampuan bersosialisasi
Biasanya ketika hujan-hujanan, akan bermain secara berkelompok dengan teman-temannya. Saat bermain bersama teman-temannya, menjadi sarana yang baik bagi anak untuk belajar bergaul dan beradaptasi dengan teman-temannya.

Menurunkan stres anak
Bermain hujan-hujanan menimbulkan sensasi yang menyenangkan. Anak bermain dan mengekspresikan dirinya secara bebas. Mereka dapat berteriak secara bebas, melompat, berjalan, atau berlari bersama teman-temannya. Hal ini meringankan stres akibat tekanan dari kegiatan yang membosankan misalnya persaingan untuk menunjukkan prestasi di sekolah.

Namun demikian, orang tua harus dapat membatasi dan mengawasi kegiatan anak bermain di luar rumah ketika hujan. Orang tua harus berani melarang anak hujan-hujanan apabila kondisi hujan deras disertai guntur atau angin besar, atau anak sedang sakit atau dalam kondisi tidak fit. Orang tua juga harus mengawasi kegiatan bermain hujan-hujanan apabila anak bermain di jalan raya, di dekat sungai, atau tempat berbahaya lainnya. Selain itu, hendaknya anak tidak dibiarkan terlalu lama bermain hujan-hujanan.



Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Rabu, Oktober 19, 2016

Minggu, 11 September 2016

TIPS MENGHILANGKAN BAU DAGING KAMBING KETIKA DIMASAK

KambingPada saat hari raya Idul Adha, banyak hewan yang dikorbankan. Di Indonesia, biasanya selain sapi, kambing merupakan hewan yang biasa dikorbankan. Banyak masyarakat yang kurang suka dengan daging kambing, karena baunya yang khas. Pada kesempatan ini, saya ingin berbagai informasi mengenai beberapa tips untuk menghilangkan bau daging kambing pada saat di masak, yang saya dapatkan dari beberapa sumber.

Mencuci daging kambing dengan menambahkan kunyit bubuk
Petama-tama kita harus memotong daging kambing dan menghilangkan lemaknya. Setelah daging bersih dari lemak, cuci daging kambing dengan menambahkan bubuk kunyit, dan kemudian bilas dengan air yang mengalir. Hal ini akan mengurangi bau khas dari daging kambing.

Mendinginkan daging kambing selama sehari semalam
Mendinginkan daging kambing akan mengurangi beberapa bau khas dari kambing. Akan lebih baik lagi apabila ketika menyimpan direndam dalam yogurt, dan kemudian dicuci pada keesokan harinya.

Sebelum daging kambing dimasak sesuai keinginan, alangkah baiknya apabila daging direbus dahulu untuk mengurangi bau khasnya, dengan menambahkan bahan tertentu, diantaranya:

Merebus daging kambing dengan kacang hijau sebelum dimasak
Rebus 1 kilogram daging kambing dengan kacang hijau sebanyak 5 gram. Rebus selama 10 menit, kemudian ditiriskan. Setelah itu, kita dapar memasak daging kambing tersebut sesuai dengan keinginan.

Merebus daging kambing dengan tebu sebelum dimasak
Rebus 1 kilogram daging kambing dengan menambahkan 200 gram tebu yang sudah dipotong-potong. Didihkan sekitar setengah jam, dan kemudian ditiriskan. Setelah itu, kita dapat memasak daging kambing tersebut sesuai dengan keinginan.


Sumber bacaan:
http://mymothercooking.blogspot.co.id/2011/10/how-to-eliminate-odors-in-meat-goats.html

http://orkut.google.com/c14778879-ta10d2378655efeb5.html

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Minggu, September 11, 2016

Sabtu, 23 Agustus 2014

OBROLAN CAKRUK : INDONESIA BARU


Seperti biasa, malam sabtu saatnya menjalankan tugas sosial di kampung, ronda. Satu persatu kami datang ke cakruk. Sambil menikmati kacang godhog dan teh, kami ngobrol sana-sini. Entah siapa yang mulai, tidak seperti ronda-ronda sebelumnya, sejak awal kita banyak membicarakan masalah pilpres. Selama ini, kami memang seperti bersepakat walaupun tidak dilisankan, untuk membatasi bicara masalah pilpres. Kami tidak ingin ukhuwah di antara kami rusak, karena kami tidak mendukung calon yang sama. Saling mem-bully bukan budaya kami.
Malam itu kami membicarakan hasil putusan MK atas gugatan pasangan Prabowo-Hatta. "wis wayahe rekonsiliasi, bahu membahu mbangun negara (sudah saatnya rekonsiliasi, bahu membahu membangun negara)", kata pak Mar mencoba bijaksana. "mudah-mudahan wae Jokowi-JK sesuk isih eling karo janji-janjine (mudah-mudahan besok Jokowi-JK masih ingat dengan janji-janjine", kata Pak Ari. 'Walah aku malah wis ora eling janji-janjine je .. (walah, saya malah sudah tidak ingat janji-janjinya)" ujar pak Joko. "Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, Tol Laut, Drone untuk ketahanan nasional, mendukung Palestina, Pembangunan infrastruktur seperti jalan, listrik, irigasi, dan pelabuhan, pokoke akeh banget", kata Pak Ari.
"Sopo wae presidene pada wae, aku ya ora mundak dadi sugih (siapa saja presidennya sama saja, aku juga tidak menjadi kaya)" kata Pak Mar sambil senyum. "We, ana no pak Mar, lha nek solar mundak, piye coba ? durung barang-barang liyane mesti melu mundak (ya ada pak Mar, kalau solar naik, gimana coba ? belum barang-barang lain mesti ikut naik)", kata pak Basuki. Pak Mar yang kernet bis kota cengar-cengir sambil garuk-garuk kepala. "Tapi mungkin nek tol laut dadi, dalan-dalan dibangun dan didandani, pungli diilangi, rego barang juga iso medun (tapi mungkin kalau tol laut jadi, jalan-jalan dibangun dan diperbaiki, pungli dihilangkan, harga barang bisa turun" kata pak Ari. Kami semua diam, mencoba mencerna apa yang dibicarakan tadi.
Sangat berbeda apa yang saya saksikan di cakruk, dengan apa yang saya amati di sosial media. Bully dengan bahasa yang kurang santun dengan kata-kata yang kasar, terhadap seseorang yang dianggap lawan seperti menjadi sebuah hal yang wajar akhir-akhir ini. Tidak perduli sahabat, saudara, maupun rekanan, kalau tidak sejalan, dianggap lawan dan patut bahkan wajib untuk di-bully.
Banyak kalangan menyatakan bahwa internet dan sosial media merupakan media baru untuk menyalurkan partisipasi politik sebagai bagian dalam penerapan demokrasi. Apakah partisipasi politik harus menafikkan nilai-nilai kesopanan dan budaya santun sebagai bagian dari budaya Indonesia yang selama ini begitu dibanggakan ? Apakah demi partisipasi politiknya, seseorang akan mengorbankan sahabat, teman, dan saudara ? Banyak jalinan pertemanan hancur semata-mata karena garis politik yang berbeda. Pertanyaannya, apa yang mereka dapatkan ?

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Sabtu, Agustus 23, 2014

Minggu, 23 Februari 2014

MENGECAT GARASI BERSAMA KELUARGA

Pada mulanya, saya hanya ingin merubah warna rumah bagian depan dan dalam yang sudah mulai kusam, agar terlihat lebih cerah. Awalnya, garasi tidak menjadi prioritas kami. Ternyata setelah bagian luar dan dalam sudah selesai dicat, cat warna hijau tua dan putih masih sisa dan saya perkirakan masih cukup untuk mengecat garasi. Anak-anak kemudian meminta agar garasi dicat agar lebih cerah. Mereka meminta untuk mengecat sendiri tanpa bantuan tukang.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Minggu, Februari 23, 2014

Senin, 17 Februari 2014

KEBERSAMAAN DI TENGAH MUSIBAH


Erupsi Gunung Kelud membawa abu yang cukup tebal dan menutupi semua permukaan di bumi Jogjakarta termasuk di bagian selatan. Hujan yang ditunggu-tunggu tak kunjung datang. Membersihkan rumah dari abu vulkanik menjadi kegiatan yang harus dilakukan setiap keluarga.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Senin, Februari 17, 2014

Jumat, 14 Februari 2014

GUNUNG KELUD MELETUS, SEBUAH PERINGATAN ?

Malam tadi, melalui TV-One, saya mengikuti berita mengenai meletusnya Gunung Kelud, bahkan karena sedikit terganggu suara TV, istri saya juga terbangun dan ikut melihat TV. Kalau melihat uraian di TV, Gunung Kelud termasuk typical gunung yang selalu meletus mendadak, tanpa disertai dengan gejala yang jelas.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Jumat, Februari 14, 2014

Senin, 10 Februari 2014

BUDAYA LUPA

Budaya Lupa
Sumber
Ketika kita dihadapkan pada banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan, terkadang kita lupa sesuatu yang seharusnya dikerjakan. Ini merupakan hal yang wajar, karena banyaknya perhatian yang harus ditampung dalam memori otak. Namun apabila atensi tersebut dihilangkan dan kita masih lupa, maka itu menjadi sebuah hal yang tidak wajar dan menjadi indikasi dari sebuah penyakit lupa. Ada sebuah penyakit yang dikenal dengan Alzheimer.yang disebabkan karena kerusakan beberapa jaringan otak, sehingga berkurang kemampuannya dalam menampung memori.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Senin, Februari 10, 2014

Sabtu, 18 Januari 2014

TIPS MEMILIH TOKO ONLINE


Perkembangan teknologi informasi, telekomunikasi, dan  internet yang semakin pesat, memicu perkembangan aplikasi bisnis yang berbasis  internet, salah satunya adalah apa yang dinamakan e-commerce atau perdagangan elektronik. Berbagai toko online berkembangan pesat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Sabtu, Januari 18, 2014

Kamis, 09 Januari 2014

PEMILU SETAHUN DUA KALI

Pemilu Setahun Dua Kali
Belum lama kita semua merayakan tahun baru 2014, tahun yang membawa harapan, membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Bagi bangsa ini, tahun 2014 merupakan tahun pemilu. Bangsa Indonesia akan mengadakan perhelatan besar untuk memilih anggota legislatif untuk mewakili aspirasi rakyat di parlemen. Selain itu, mereka juga akan memilih presiden baru yang diharapkan akan membawa perubahan besar pada bangsa ini. Sebuah perhelatan besar yang memakan dana puluhan trilyun rupiah. Pemerintah telah menyediakan dana Rp. 17 trilyun untuk penyelenggaraan pemilu yang sebagian besar dialokasikan ke KPU dan kemudian Bawaslu, belum dana dari tiap-tiap partai. Anggaran yang menurut saya cukup besar, tapi barangkali sebanding dengan manfaat yang akan diperoleh dari hasil pemilu.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Kamis, Januari 09, 2014

Selasa, 07 Januari 2014

EFEK NEGATIF DAN POSITIF TELEVISI BAGI ANAK

Efek Negatif dan Positif Televisi Bagi anak
Menonton televisi (TV) sudah merupakan kebiasaan sehari-hari hingga waktu luang sering hanya dimanfaatkan untuk menonton televisi. Kebanyakan pengguna televisi adalah anak-anak yang berinteraksi dengan televisi dengan pasif, bahkan sering kali terhanyut dan terpaku dalam menikmati tayangan televisi. Informasi mengenai efek negatif dan positif menonton TV, dapat menjadi panduan bagi orang tua untuk bersikap terhadap anak ketika menonton TV. Kali ini saya ingin berbagai informasi mengenai efek positif dan negatif televisi.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Selasa, Januari 07, 2014

Selasa, 03 Desember 2013

KONDOM YANG BIKIN GERAH


KONDOM YANG BIKIN GERAH

Beberapa hari terakhir, jagat Indonesia dihebohkan oleh pemberitaan seputar kondom. Kondom, benda kecil alat kontrasepsi pria yang terbuat dari bahan lateks (karet), plastik (vinil), atau bahan alami (produksi hewani), ternyata terbukti telah membuat beberapa pihak gerah. Ini berkaitan dengan diluncurkannya program Pekan Kondom Nasional 2013 dengan tema "Protect Youself, Protect Your Partner". Program ini diluncurkan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) bekerja sama DKT Indonesia, sebuah perusahaan yang memproduksi kondom Sutra dan Fiesta. Program ini dilakukan dengan membagikan kondom secara gratis kepada masyarakat dan melakukan edukasi kesehatan rerproduksi dan HIV/AIDS melalui 'bus kondom' yang akan berkeliling ke sejumlah tempat nongkrong anak muda.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Selasa, Desember 03, 2013

Rabu, 20 November 2013

OBROLAN CAKRUK : Childish Syndrome

OBROLAN CAKRUK : Childish Syndrome
Malam sabtu merupakan malam jatah rondaku di kampung. Walaupun hujan mengguyur rintik-rintik, aku mencoba menghilangkan rasa malas dan berangkat ronda di cakruk (gardu ronda). Kumpul-kumpul bersama teman satu grup ronda, merupakan kegiatan yang mengasyikkan. Kami dapat bicara banyak hal, masalah kejadian-kejadian penting, selebritis, dan termasuk politik. Masalah politik merupakan masalah yang sering kita diskusikan.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Rabu, November 20, 2013

Rabu, 17 Juli 2013

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (5): Terkabulnya Doa

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (5): Terkabulnya Doa
Pada postinganterdahulu, Maksalmina dan kawan-kawan bersembunyi dalam goa Kahfi. Sudah sekian lama mereka tertidur, hingga kemudian Danianus, Yabtunus, dan Martunus terbangun karena sinar matahari yang masuk tepat pada lubang goa. Saking nyenyaknya tidur, mereka hanya merasa baru tidur dalam beberapa menit saja. Ketiganya kemudian membangunkan kawan-kawannya.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Rabu, Juli 17, 2013

Minggu, 14 Juli 2013

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (4): Bersembunyi di dalam Goa

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (4): Bersembunyi di dalam Goa
Pada postinganterdahulu diceritakan bahwa, karena mengingat jasa para orang tuanya, Raja Dikyanus memberikan kesempatan kepada Kastunus, Wabiranus, Yabtunus, dan Danianus untuk berpikir serta kembali kepada kepercayaan masyarakat setempat, menyembah roh nenek moyang. Ketika kembali ke keluarga, mereka dicaci maki dan tidak akan diakui kalau tidak kembali kepada kepercayaan yang diyakini masyarakat. Namun kepercayaan mereka sudah demikian kuat dan tidak mungkin berubah. Karena takut Raja Dikyanus akan membunuhnya, keempat pemuda tersebut kemudian melarikan diri meninggalkan kota. Mereka lari ke arah hutan untuk menghindari kejaran pasukan Kerajaan Upsus.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Minggu, Juli 14, 2013

Sabtu, 13 Juli 2013

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (3): Pengalaman yang mengharukan

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (3): Pengalaman yang mengharukan
Maksalmina, Tamlika dan Martunus memutuskan untuk pergi ke ibukota Kerajaan Upsus untuk mencari pekerjaan. Martunus berjualan buah, Tamlika berjualan kambing dan domba, sedangkan Maksalmina menjadi kuli angkut dagangan Tamlika dan Martunus. Karena jujur dalam berniaga, dagangan Tamlika dan Martunus laris keras dan habis terjual, sehingga Maksalmina benar-benar diperas tenaganya sepanjang hari.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Sabtu, Juli 13, 2013

Kamis, 11 Juli 2013

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (2): Bertemu Tamlika dan Martunus

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (2): Bertemu Tamlika dan Martunus
Postingan Ini merupakan kalanjutan kisah penghuni gua kahfi (1) : pertolongan Allah. Setelah ibunya meninggal, Maksalmina memutuskan untuk pergi ke kota. Dalam perjalan menuju kota, dia bertemu dengan seekor anjing kecil yang sedang kelaparan. Maksalmina kemudian memberikan makanan kepada anjing tersebut. Mungkin karena ingin berterima kasih, atau memang tidak mempunyai pilihan, anjing tersebut kemudian mengikuti kemana Maksalmina pergi. Anjing tersebut kemudian diberi nama Kitmir.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Kamis, Juli 11, 2013

Selasa, 09 Juli 2013

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (1): Pertolongan Alloh

KISAH PENGHUNI GUA KAHFI (1): Pertolongan Alloh
Kisah ini dimulai dari daerah pinggiran sebuah negeri bernama Upsus (sekarang masuk wilayah Yordania). Kerajaan ini sebelumnya merupakan wilayah kekuasaan suku Ad. Setelah suku Ad lenyap, kekuasan diteruskan oleh keturunan suku Tsamud. Pada mulanya negeri ini taat kepada Allah karena takut azab banjir terulang lagi seperti pada jaman Nabi Nuh as. Namun lama kelamaan, penduduk kerajaan mulai membangkang lagi kepada ajaran Nabi Nuh dan Nabi Luth. Puncaknya pada saat Kerajaan Upsus dipimpin oleh Raja Dikyanus, mereka mulai menyembah lagi batu dan kayu atau patung-patung. Mereka percaya bahwa roh nenek moyang dapat masuk ke benda-benda tersebut.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Selasa, Juli 09, 2013

Senin, 08 Juli 2013

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1434 H

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1434 H

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Senin, Juli 08, 2013