Sabtu, 22 Oktober 2016

HATI-HATI, PERUT BESAR BERPOTENSI MENIMBULKAN PENYAKIT

Sebagian orang beranggapan bahwa apabila berat badannya ideal dan tidak mengalami obesitas, maka risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler menjadi rendah. Namun, ada sesuatu yang tidak diketahuinya, yaitu masalah lemak perut. Perut yang besar menunjukkan banyaknya timbunan lemak dalam perut, dan hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan. 
Francisco Lopez-Jimenez, seorang kardiologis klinik Mayo di Rochestor melakukan penelitian selama 14 tahun terhadap lebih dari 15.000 orang. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa laki-laki dengan berat badan normal tetapi mempunyai perut besar memiliki kemungkinan meninggal dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki yang mengalami obesitas. Wanita dengan berat normal dan perut besar memiliki kemungkinan meninggal lebih tinggi sebesar 32% dibandingkan wanita dengan obesitas.
Banyak ahli menyatakan bahwa faktor genetik dan gaya hidup, dan usia menentukan di mana kelebihan lemak akan ditimbun dalam tubuh. Timbunan lemak perut yang mempunyai bentuk seperti buah apel dianggap para ahli lebih mengkhawatirkan daripada lemak yang mengendap di pinggul dan sebelah bawahnya, yang berbentuk seperti buah pir. Lemak perut selain terdiri dari lapisan yang terletak di bawah kulit (lemak subkutan), juga termasuk lemak visceral, yang membungkus organ-organ dalam tubuh.
Secara umum, kita bisa menyatakan bahwa semakin besar lingkar pinggang, berarti lemak perut dan juga lemak visceral juga meningkat. Lemak visceral aktif secara metabolik, yang berarti menghasilkan hormon dan faktor lainnya yang menstimulasi peradangan. Peradangan memainkan peran penting dalam akumulasi timbunan kolesterol dalam pembuluh darah, yang berpotensi menimbulkan permasalahan kardiovaskuler, diantaranya adalah hipertensi, penyakit jantung dan stroke. Timbunan lemak perut juga dapat menyebabkan sindrom resistensi insulin yang menjadi penyebab diabetes tipe 2.
Sit up yang rutin dilakukan bukan merupakan solusi untuk menghilangkan lemak perut, tanpa disertai dengan diet yang sehat, terutama diet rendah karbohidrat. Kombinasi diet sehat dan olah raga menjadi solusi untuk meminimalisasi timbunan lemak perut.

Berbagi Informasi
Berbagi Informasi Updated at: Sabtu, Oktober 22, 2016

2 komentar:

  1. dibaca dengan seksama potensi perut gendut dan buncit menimbulkan penyakitnya, maklum perut saya mulai membuncit nih

    BalasHapus

Terima Kasih Atas Kunjungannya
Harap berkomentar yang santun
dan tidak ada unsur SARA dan pornografi
Maaf, komentar dengan link aktif akan dihapus